Sudah Melamar Kerja Tapi Belum Ada Panggilan? Jangan Tulis Kata-kata Ini di Resume | LupaKerja

Sudah Melamar Kerja Tapi Belum Ada Panggilan? Jangan Tulis Kata-kata Ini di Resume

Anda sudah melamar kerja tapi belum ada panggilan? sudah buat CV lamaran kerja yang menarik masih juga belum ada panggilan kerja? coba cek lagi tulisan kata-kata di resume atau CV Anda apakah sudah benar, diperbolehkan atau memang tidak dianjurkan. Jika merasa ada yang kurang coba ikutin saran dari admin LupaKerja, semoga dengan mengikuti saran dan anjuran dalam hal menulis resume, lamaran pekerjaan Anda langsung diterima. 

Berikut adalah 18 saran yang diperbolehkan dan tidak dianjurkan pada penulisan suatu resume:

Sudah Melamar Kerja Tapi Belum Ada Panggilan Jangan Tulis Kata-kata Ini di Resume

1. Buatlah CV Anda semudah mungkin untuk dibaca dan dipahami, misalnya dengan menggunakan font times new roman ataupun arial.

2. Hindari penulisan resume yang panjang, cukup satu halaman, namun jika tidak cukup karena mungkin pengalaman Anda yang begitu banyak, gunakan dua halaman saja. Jangan melebihi dua halaman!.

3. Hati-hati bagaimana Anda menampilkan informasi dan proyek di CV Anda, hindari penggunaan  umum, misalnya dengan menggunakan template yang sudah jadi atau yang disediakan oleh Microsoft Word, meskipun tidak ada yang salah pada template tersebut, namun Anda bisa membuatnya seakan-akan khusus dan istimewa.

4. Jangan pernah berbohong tentang informasi yang disajikan di resume Anda.

5. Tulis informasi di sana, fokus pada peluang yang tersedia untuk Anda, buang informasi yang dianggap tidak perlu oleh mereka yang akan menerima Anda.

6. Hindari menggunakan kata "Saya" di CV Anda.

7. Menampilkan informasi pekerjaan yang dianggap penting bagi pembaca.

8. Jangan lupa untuk menulis tempat Anda bekerja sebelumnya.

9. Urutkan pengalaman kerja Anda berdasarkan kejadian.

10. Tulis dalam bentuk kuantitas jika memungkinkan, seperti jumlah karyawan yang Anda kelola, berapa banyak keberhasilan penjualan yang Anda raih, berapa jumlah produk yang Anda tangani, dll.

11. Hindari menulis terlalu banyak pengalaman di CV Anda. Jika Anda menulis terlalu banyak, mereka mungkin berpikir Anda akan menghabiskan terlalu banyak untuk gaji.

12. Dalam hal keterampilan dan pekerjaan, hindari menuliskan pekerjaan yang tidak Anda inginkan untuk masa depan.

13. Perhatikan latar belakang pendidikan Anda, termasuk  jurusan atau bidang keahlian. Jika Anda telah dilatih di lembaga pendidikan tinggi, Anda tidak perlu tulis atau ketik jenjang pendidikan menengah (tipe SMA/SMK).

14. Pada CV tidak perlu ditulis berat badan, tinggi badan, tanggal lahir, tempat lahir, status perkawinan, jenis kelamin, status kesehatan, nomor ID, dll., alasan Anda meninggalkan pekerjaan sebelumnya, nama mantan atasan Anda, foto Anda, informasi gaji, serta hal-hal lain yang kira-kira dianggap kontrovrsi seperti agama, politik, ras/etnik, keanggotaan kelompok sosial, dll.

15. Hindari penulisan hobi atau hal lainnya yang tidak memiliki kaitan kuat, meskipun hal ini sering digunakan untuk membuat proses wawancara tidak terlalu kaku nantinya, namun bisa dianggap sebagai informasi yang tidak terlalu bernilai.

16. Jika Anda memiliki prestasi, tuliskan prestasi Anda tersebut, khususunya bagi mereka yang baru saja lulus, karena beberapa perusahaan bahkan juga mengincar mereka yang berprestasi ini dalam mengangkat nama perusahaan mereka nantinya, misalnya kejuaraan olah raga, dll.

17. Tidak perlu mencantumkan nama referensi tentang diri Anda di CV Anda, cukup tulis bahwa Anda akan memberikan referensi ini jika diminta.

18. Sebelum mengirimkan resume Anda kepada mereka, tinjau resume Anda dengan hati-hati, kesalahan ketik dan kesalahpahaman akan membunuh peluang Anda.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url